Skip to Content

Categories: Love & Relationship

Manage Cemburu Kamu Yuk..

Hai para pembaca, kesempatan kali ini saya akan membahas tentang manajemen cemburu.. Ahh, siapa sih yang tidak pernah cemburu sama pasangan masing-masing. Yuk kita cek dulu arti dari cemburu menurut survey dari beberapa teman kita. Chek this out

– Elizabeth Magdalena P. (Karyawan Swasta)

“ Cemburu itu perasaan yang tidak menyenangkan dan menyakitkan namun dengan ada perasaan itu kita sadar bahwa kita sayang sama dia, hehe”

-Fay Ahmad (Manager perusahaan retail yang suka hobi nyanyi) –

“… cemburu itu ketika orang yang kita sayang senantiasa memberikan perhatian ke orang lain..dan orang lain tersebut berharap lebih dan merasakan lebih dari perhatiannya itu..”

– Ika Aprilian P. (Karyawan Swasta)

“Kalau gw sih kalau cemburu, siapapun orang yang deket-deket laki gw, mau cuma sms modus atau pun caper-caper tidak jelas. Apalagi pegang-pegang genit, itu pasti gw sikat tuh.”

– Shaleh Habibi (Karyawan yang hobi di masak)

“Cemburu itu merasa nggak suka, kalau yang di anggap dimiliki tetapi yang di anggap itu nggak ngerasa memiliki /memilih memiliki yang lain. ”

Sedangkan menurut Wikipedia, cemburu merupakan emosi dan biasanya mengacu pada pikiran negatif dan perasaan terancam, takut, dan risau untuk kehilangan sesuatu yang dihargai oleh seseorang, terutama merujuk pada hubungan manusia. Cemburu sering kali merupakan gabungan emosi yang ditunjukkan seperti marah, benci kekurangan dan tidak berdaya.

 

Kenapa kita merasa cemburu ?

unnamed (15)

Pernah tahu tidak , alasannya kenapa kita cemburu sama pasangan? Atau mungkin sesering apa dan di situasi seperti apa kamu cemburu sama pasangan kamu? Well, jealous itu normal ditunjukan kepada pasangan, ketika situasi memang mengharuskannya contohnya, seperti pasangan kamu terlalu sering ketemu sama mantannya. Cemburu itu bumbu cinta lho. Tapi, kalau rasa cemburu kamu kamu berlebihan, dengan alasan yang tidak jelas, WAIT!!… berpikirlah positif, mulailah cek & recek lagi “Kenapa kita merasa cemburu?”. Bisa jadi itu cuma perasaan kita aja lho. Hmm

PADA DASARNYA CEMBURU ITU DISEBABKAN OLEH RASA INSECURITIES YANG BISA DATANG DARI DUA HAL : OUR LACK OF CONFIDENCE ATAU THE LACK OF TRUST IN OUR PARTNER

unnamed (17)

Kalau rasa cemburu a.k.a jealous itu datang dari diri kita, biasanya kita gampang buat mikir yang aneh-aneh ke pasangan. Tapi sebaliknya, kalau cemburu itu karena kita tidak percaya sama pasangan, biasanya itu karena kita pernah mengalami hal yang namanya sakit hati di masa lalu. Tentunya kita tidak mau kejadian itu terulang lagi, dan akhirnya membuat kita merasa tidak aman.

Nah.. Coba yuk kita cek, sampai mana sih rasa cemburu kamu.

1. NORMAL

Pasangan ketahuan chatting sama mantannya. Duh, pake acara senyum-senyum segala lagi!.

unnamed (18)

Result : Kita pasti tau batasannya, mana yang sekedar chat biasa. Kalau sekedar tanya suatu hal penting, rasanya tidak perlu dicurigain. Tapi kalau udah menjurus, lain lagi deh ceritannya.

2. INSECURITIES

Kamu tau jika pasangan kamu akan pergi dengan orang lain yang lebih dari kita, lebih pintar, lebih cantik/tampan atau mungkin yang lebih menyenangkan dari kita.

Result : Sebenarnya ini datang dari rasa ketidakamanan kita. Tapi kita harus tenang, setiap orang mempunyai kelebihannya masing-masing, dan pasti ada satu hal kelebihan kita yang bikin pasangan kita jatuh cinta . Hmm nice.

unnamed (14)

3. SILLY ME

Pasangan kita suka banget menghabiskan watu sama teman-temannya, dari acara yang penting sampai keacara yang biasa aja. Kita kesel, selalu teman-temannya yang diprioritaskan.

Result : They have their own life too. Soo, tidak mau kan kita dilarang-larang buat hang out dan melakukan kegiatan kita bareng teman-teman kita yang memang sudah jadi rutinitas kita.

4. RIDICULOUS

Heem..pasangan kita lagi sibuk dengan kerjaannya dan kita tiba-tiba ngambek tanpa alasan yang jelas.

Result : Jealous kok sama kerjaannya, coba lebih bijak lagi dan mengerti situasi pasangan kita. Sabar, ada waktunya nanti pasangan kita meluangkan waktu buat kita.

5. SERIOUSLY

Setiap minggu pasangan kita punya rutinitas buat anter Mama-nya belanja mingguan, kita jadi cemburu lantaran si pasangan kesannya lebih perhatian ke Mama-nya.

Result : Kita tidak berhak buat melarang pasangan kita perhatian sama keluargannya sendiri lho. Memang sudah kewajiban seorang anak untuk perhatian bukan.

 

 

 

SUDAH DI CEK, sebatas mana rasa cemburu a.k.a jealous kamu?

Now, let’s talk about HOW TO MANAGE THE JEALOUS?

1. Let’s being reasonable. Coba cek lagi alasan dibalik rasa jealous Berfikirlah berdasarkan fakta-fakta yang ada didepan mata bukan dengan emosi yang justru akan membuat kita semakin khawatir. Kembangkan berbagai analisa logis setiap kali rasa cemburu melanda.

2. Get rid the insecurities. Suka tidak percaya diri dan gampang curiga sama pasangan tiap ada ‘potential boyfriend stealer’? Fokuslah pada kualitas diri kita. Coba buat note ke diri sendiri : bahwa kita harus yakin sama diri sendiri, kita tidak perlu kuatir apapun yang dilakukan pasangan kita.

3. Get reflect. Tanya pada diri kita sendiri. Dihubungan kita yang sekarang ini apa pasangan kita pernah memberikan alasan yang membuat kita tidak bisa percaya sama mereka.

4. Let’s talk it out. Jika sudah terjadi banyak masalah, dan setelah dibicarakan dari hati ke hati, biasanya akan ketahuan kalau kita yang parno dan silly.

5. Trust, trust, trust. Cobalah untuk saling percaya sama pasangan. Terdengar simple memang tapi sebuah hubungan akan terjalin dengan baik apabila saling percaya.

6. Quality time. Spending time with our partner itu bisa membantu lho. So this is time to make a great date.

unnamed (16)

Cek & recek sudah, sikap cemburu sudah diatas, sekarang yuk cek list berikut. Terkadang pada saat cemburu, secara tidak sadar kita bisa melakukan hal-hal yang mengancam hubungan kita lho. Contohnya :

Couple with Cellular Phones in Condominium --- Image by © Radius Images/Corbis

Couple with Cellular Phones in Condominium — Image by © Radius Images/Corbis

– Menuntut agar selalu diperhatikan setiap waktu.

– Membuatnya merasa bersalah ketika pasangan kita sedang menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-temannya.

– Terus menerus menuduh pasangan kita “flirting”.

– Membatasi pasangan untuk bergaul dan memilih dengan siapa saja dia boleh mengobrol.

– Selalu mengecek handphone pasangan.

– Tau semua password sos-med dan suka stalking isi postingan-nya.

– Marah dan ngambek kalau lama angkat telepon dan balas pesan kita.

– Memberitahu pasangan kita apa yang harus dia lakukan (porsinya udah berlebihan).

Kalau kita melakukan hal-hal diatas itu tandanya kita udah melewati batas aturan, yang malah akan berdampak hubungan kita dengan pasangan jadi tidak sehat.

 

Demikian dan semoga artikel ini dapat menginspirasi para pembaca semua. Have a nice day.

 

Thank’s To :

Elizabeth Magdalena P., Fay Ahmad, Ika Aprilian P. & Shaleh Habibi

 

Sumber :

– Majalah GoGirl, Edisi 117/Oktober 2014

http://www.top10indo.com

 

There are 1 comment

  1. Gps Tracker -

    Kepercayaan adalah modal terpenting dalam sebuah hubungan keluarga.

    2 Mei, 2016 at 4:33 AM

*required

*required - (will not be shared)

By submitting a comment you grant PsikologID a perpetual license to reproduce your words and name/web site in attribution. Inappropriate and irrelevant comments will be removed at an admin’s discretion. Your email is used for verification purposes only, it will never be shared.